Senin, 03 Desember 2018

Manajemen Peserta Didik



A.
    Pengertian Manajemen

Secara etimologis, kata manajemen merupakan terjemahan dari management (Bahasa Inggris). Kata management sendiri berasal dari kata manage atau magiare yang berarti melatih kuda dalam melangkahkan kakinya. Dalam pengertian manajemen, terkandung dua kegiatan ialah kegiatan berpikir (mind) dan kegiatan tingkahlaku (action). Sedangkan menurut Andrew F. Sikul manajemen pada umumnya dikaitkan dengan aktivitas-aktivitas perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, penempatan, pengarahan, pemotivasian, komunikasi dan pengambilan keputusan yang dilakukan oleh setiap organisasi dengan tujuan untuk mengkoordinasikan berbagai sumber-daya yang dimiliki oleh perusahaan sehingga akan dihasilkan suatu produk atau jasa secara efisien.



    B.     Pengertian Manajemen Peserta Didik

Menurut ketentuan Undang-Undang RI No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional adalah anggota masyarakat yang berusaha mengembangkan dirinya melalui proses pendidikan pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu. Sedangkan manajemen peserta didik menunjuk kepada pekerjaan-pekerjaan atau kegiatan-kegiatan pencatatan peserta didik semenjak dari proses penerimaan sampai saat peserta didik meninggalkan sekolah karena sudah tamat mengikuti pendidikan pada sekolah itu. Adapun tujuan khusus dari manajemen peserta didik yaitu :

1.      Meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan psikomotor peserta didik

2.      Menyalurkan dan mengembangkan kemampuan umum (kecerdasan), bakat dan minat peserta didik
3.      Menyalurkan aspirasi, harapan dan memenuhi kebutuhan peserta didik
4.  Dengan terpenuhinya hal tersebut diharapkan peserta didik dapat mencapai kebahgiaan dan kesejahteraan hidup yang lebih lanjut dapat belajar dengan baik dan tercapi cita-cita mereka.

Serta fungsi dari manajemen peserta didik secara umum adalah sebagai wahana bagi peserta didik untuk mengembangkan diri seoptimal mungkin, baik yang berkenaan dengan segi-segi individualistasnya, segi sosial, aspirasi, kebutuhan dan segi-segi potensi peserta didik lainnya.
                                                                                          
C.    Pendekatan Manajemen Peserta Didik
(Yaeger, 1949) yang dikutip oleh Ali Imron (2004), mengemukaakan bahwa ada pendekatan yang digunakan dalam Manajemen Peserta Didik yaitu pendekatan kualitatif (the qualitative approach) dan pendekatan kuantitafif (the quantitative approach). Pendekatan kualitatif menitikberatkan pada kesejahteraan peserta didik, dengan asumsi bahwa jika peserta didik senang dan sejahtera, maka mereka dapat belajar dengan baik dan merasa senang untuk mengembangkan di diri sekolah. Sedangkan pendekatan kuantitatif menitikberatkan pada segi administrasi dan birokratik lembaga pendidikan, dimana peserta didik diharapkan memenuhi segala tuntukan dan harapan lembaga pendidikan dengan asumsi bahwa apalagi peserta didik memenuhi aturan, tugas dan harapan yang diinginkan oleh lembaga pendidikan maka akan menjadikan peserta didik yang berjiwa matang dan tercapai segala harapannya.

D.    Ruang Lingkup Manajemen Peserta didik
Seperti telah dikemukakan bahwa Manajemen Peserta Didik adalah suatu pengaturan terhadap peserta didik dari mulai masuk sampai dengan keluar atau lulus sekolah, baik yang berkenaan langsung dengan peserta didik secara langsung maupun tidak langsung (misalnya pada tenaga kependidikan, sumber-sumber pendidikan, sarana dan prasana) Ruang lingkup Manajemen Peserta Didik maliputi :
1.      Perencanaa Peserta Didik
Perencanaan atau planning adalah proses pengambilan keputusan yang menyangkut apa yang akan dilakukan di masa mendatang, kapan, bagaimana dan siapa yang melakukannya. Adapun kegiatan dalam perencanaan peserta didik antara lain :
a.       Sensus sekolah
Sensus sekolah adalah suatu sarana atau kegiatan prinsip untuk mengumpulkan informasi yang berguna untuk perencanaan dalam berbagai kegiatan pada program sekolah (Atkinso, 1965). Menurut Calvin Greader (1981) fungsi khusus sensus sekolah adalah sebagai berikut :
1)      Penentuan kebutuhan program sekolah
2)      Penentuan bidang schoolattendace
3)      Pemberian fasilitas transportasi
4)      Perencanaan program pendidikan dan melayani kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan
5)      Membuat pesyaratan kehadiran dan undang-undang kerja bagi anak
6)      Menyediakan fasilitas pendidikan
7)      Menganalisis kemajuan daerah sekolah setempat
8)      Mengadakan pendaftaran terhadap sekolah privat
9)    Mendapatkan informasi dari berbagai macam kesejahteraan masyarakat, yayasan dan sebagainya.
b.      Penentuan Jumlah Peserta Didik Yang Diterima
Dalam hal ini yang perlu diperhatikan yaitu :
1)      Ukuran sekolah
2)      Ukuran kelas
3)      Ukuran kelas ideal
4)      Rata-rata ukuran kelas
5)      Rasio murid dengan guru
6)      Daya tamping kelas dan sekolah

2.      Penerimaan  Peserta Didik
Penerimaan peserta didik baru sebenarnya adalah salah satu kegiatan manajemen peserta didik yang sangat penting. Adapun hal –hal yang dilakukan dalam penerimaan peserta didik meliputi :
a.       Kebijakan Penerimaan Peserta Didik
Kebijakan operasional penerimaan peserta diidk baru, memuat aturan menegenai jumlah peserta didik yang dapat diterima di suatu sekolah. Penentuan mengenai jumlah peserta didik, tentu juga didasarkan atas kenyataan-kenyataan yang ada di sekolah.

b.      Sistem Penerimaan Peserta Didik
Ada dua macam system penerimaan peserta didik baru. Pertama, dengan menggunakan system promosi adalah penerimaan peserta didik yang sebelumnya tanpa menggunakan seleksi. Sedangkan system seleksi ini dapat digolongkan menjadi tiga macam pertama, seleksi berdasarkan daftar nilai Ujian Akhir Nasional (UAN), yang kedua berdasarkan penelusuran minat dan kemampuan (PMDk), sedangkan yang ketiga adalah seleksi berdasarkan hasil tes masuk.

3.      Pengelompokkan Peserta Didik
Pengelompokkan lazim dikenal dengan grouping  didasarkan atas pandangan bahwa disamping peserta didik tersebut tersebut mempunyai kesamaan, juga mempunyai perbedaan. Maksud dari pengelompokkan agar membantu mereka agar dapat berkembang seoptimal mungkin. Adapun jenis-jenis pengelompokkan peserta didik yaitu :
a.       Kelas
b.      Bidang studi
c.       Spesialisasi
d.      Sistem kredit
e.       Kemampuan
f.       Minat

4.      Kehadiran Peserta Didik
Kehadiran peserta didik di sekolah sangat penting, oleh karena itu kalau tidak ada peserta didik yang hadir di sekolah, aktivitas belajar-mengajar di sekolah tidak dapat dilaksanakan. Kehadiran peserta didik di sekolah adalah suatu kondisi yang memungkinkan terjadinya interaksi belajar-mengajar. Yang dilakukan dalam hal ini yaitu :
a.       Rekap Kehadiran
Peserta didik yang hadir disekolah hendaknya dicatat oleh guru dalam buku presensi. Sedangkan peserta didik yang tidak hadir di sekolah dicatat dalam buku absensi.

b.      Faktor-faktor penyebab ketidakhadiran
Ada banyak sumber penyebab ketidakhadiran peserta didik disekolah antara lain :
1)      Bersumber dari lingkungan
2)      Bersumber dari peserta didik itu sendiri
3)      Bersumber dari sekolah
4)      Brsumber dari masyarakat

5.      Pembinaan Disiplin Peserta Didik
Pembinaan disiplin peserta didik merupakan salah satu kajian dalam memahami manajemen peserta didik. Dalam pembinaan peserta didik dapat menganalisis tentang :
a.       Disiplin kelas
b.      Tahapan untuk membantu mengembangkan disiplin yang baik di kelas
c.       Penanggulangan pelanggaran disiplin
d.      Membentuk disiplin sekolah

6.      Kenaikan kelas dan Penjurusan
Kenaikan kelas merupakan cermin akhir evaluasi untuk menentukan keberhasilan siswa/siswa dalam proses belajar-mengajar selama satu tahun sebelumnya, dengan tujuan untuk menduduki/mengikuti pelajaran pada satu tingkat kelas di atasnya. Sedangkan penjurusan merupakan salah satu proses penempatan atau penyaluran dalam pemilihan program pengajaran para siswa SMA, SMK dan MA. Dalam penjurusan ini, siswa diberi kesempatan memilih jurusan yang paling cocok dengan karakteristik dirinya.

7.      Perpindahan Peserta Didik
Perpindahan peserta didik adalah proses perpindahan tempat pendidikan dari institusi sekolah yang satu dengan ke institusi ke pendidikan sejenis yang lainnya di wilayah RI. Dalam hal ini peserta didik harus memnuhi segala persyaratan yang ada pada sekolah dalam hal perpindahan peserta titik antara lain :
a.       Siswa tidak mempunyai masalah dengan pihak sekolah
b.      Mempunyai nilai yang memuaskan atau dinyatakan naik kelas
c.       Apabila nilainya jelek, maka siswa tersebut tetap bersekolah di tempat yang lama
d.      Perpindahan siswa harus mendapat persetujuan tertulis dari institusi pengirim

8.      Kelulusan dan Alumni
Penilaian oleh satuan pendidikan bertujuan menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran sesuai programnya sebagai bentuk transparansi, professional, dan akuntabel lembaga yag dilakukan dalam dua minggu. Dalam hal ini pun pemerintah menugaskan BSNP untuk menyelenggarakan ujian nasional, yang dilaksanakan selama tiga hari. Hasilnya sebagai salah satu penentu kelulusan peserta didik. Sedangkan Alumni sebagai warga istimewa dan memiliki ikatan batin yang kuat dengan sekolah, diharapkan peran sertanya dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dimana mereka dahulu telah merasakan layanan jasa pendidikan, alumni sebagai salah satu pentaruh atau stakeholders sekolah tentu saja diharapkan memiliki peran dan memberikan kontribusi yang tidak kecil terhadap sekolah.

9.      Kegiatan Ekstrakulikuler
Kegiatan ekstrakulikuler adalah kegiatan yang dilakukan di luar jam pelajaran biasa dan pada waktu libur sekolah yang dilakukan baik disekolah maupun di luar sekolah, dengan tujuan untuk memperluas pengetahuan siswa, mengenal hubungan antara berbagai mata pelajaran, menyalurkan bakan dan minat serta melengkapi upaya pembinaan manusia Indonesia seutuhnya.
Ekstrakulikuler merupakan kegiatan yang baik dan penting karena memberikan nilai tambah bagi para siswa dan dapat menjadi barometer perkembangan/kemajuan sekolah yang sering kali diamati oleh orangtua siswa maupun masyarakat. Dengan adanya kegiatan ekstra tersebut diharapkan suasana sekolah semakin lebih hidup.



34 komentar:

  1. Artikel yang bermanfaat
    I like it 😉

    BalasHapus
  2. Nice kaa smgga ilmunya bsa mnjdi tldan bki kta adik" juniormu😇

    BalasHapus
  3. Nice kaa smgga ilmunya bsa mnjdi tldan bgi kta adik" juniormu😇

    BalasHapus
  4. waaah artikelnya sangat bermanfaat kak

    BalasHapus
  5. Artikelnya menarik. Banyak ilmu yang dapat di ambil.. sangat bermamfaat.

    BalasHapus
  6. Sangat bagus ka,dan semoga berguna juga bermanfaat untuk adik" juniormu.!!😊😊😊😊😊👌👌👌👌

    BalasHapus