A. Pengertian Manajemen
Secara etimologis, kata manajemen merupakan terjemahan dari management (Bahasa
Inggris). Kata management sendiri
berasal dari kata manage atau
magiare yang berarti melatih kuda dalam melangkahkan kakinya. Dalam pengertian
manajemen, terkandung dua kegiatan ialah kegiatan berpikir (mind) dan
kegiatan tingkahlaku (action).
Sedangkan menurut Andrew F. Sikul manajemen pada umumnya dikaitkan dengan
aktivitas-aktivitas perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, penempatan,
pengarahan, pemotivasian, komunikasi dan pengambilan keputusan yang dilakukan
oleh setiap organisasi dengan tujuan untuk mengkoordinasikan berbagai
sumber-daya yang dimiliki oleh perusahaan sehingga akan dihasilkan suatu produk
atau jasa secara efisien.
B. Pengertian
Manajemen Peserta Didik
1. Meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan psikomotor peserta didik
2. Menyalurkan dan mengembangkan kemampuan umum (kecerdasan), bakat dan minat
peserta didik
3. Menyalurkan aspirasi, harapan dan memenuhi kebutuhan peserta didik
4. Dengan terpenuhinya hal tersebut diharapkan peserta didik dapat mencapai
kebahgiaan dan kesejahteraan hidup yang lebih lanjut dapat belajar dengan baik
dan tercapi cita-cita mereka.
Serta fungsi dari manajemen peserta didik secara umum adalah sebagai wahana bagi peserta didik untuk mengembangkan diri seoptimal mungkin, baik yang berkenaan dengan segi-segi individualistasnya, segi sosial, aspirasi, kebutuhan dan segi-segi potensi peserta didik lainnya.
C. Pendekatan
Manajemen Peserta Didik
(Yaeger, 1949) yang dikutip oleh Ali Imron
(2004), mengemukaakan bahwa ada pendekatan yang digunakan dalam Manajemen
Peserta Didik yaitu pendekatan kualitatif (the qualitative
approach) dan pendekatan kuantitafif (the quantitative
approach). Pendekatan kualitatif menitikberatkan pada kesejahteraan peserta
didik, dengan asumsi bahwa jika peserta didik senang dan sejahtera, maka mereka
dapat belajar dengan baik dan merasa senang untuk mengembangkan di diri
sekolah. Sedangkan pendekatan kuantitatif menitikberatkan pada segi
administrasi dan birokratik lembaga pendidikan, dimana peserta didik diharapkan
memenuhi segala tuntukan dan harapan lembaga pendidikan dengan asumsi bahwa
apalagi peserta didik memenuhi aturan, tugas dan harapan yang diinginkan oleh
lembaga pendidikan maka akan menjadikan peserta didik yang berjiwa matang dan
tercapai segala harapannya.
D. Ruang
Lingkup Manajemen Peserta didik
Seperti telah dikemukakan bahwa Manajemen
Peserta Didik adalah suatu pengaturan terhadap peserta didik dari mulai masuk
sampai dengan keluar atau lulus sekolah, baik yang berkenaan langsung dengan
peserta didik secara langsung maupun tidak langsung (misalnya pada tenaga
kependidikan, sumber-sumber pendidikan, sarana dan prasana) Ruang lingkup
Manajemen Peserta Didik maliputi :
1. Perencanaa
Peserta Didik
Perencanaan atau planning adalah
proses pengambilan keputusan yang menyangkut apa yang akan dilakukan di masa
mendatang, kapan, bagaimana dan siapa yang melakukannya. Adapun kegiatan dalam
perencanaan peserta didik antara lain :
a. Sensus sekolah
Sensus sekolah adalah suatu sarana atau
kegiatan prinsip untuk mengumpulkan informasi yang berguna untuk perencanaan
dalam berbagai kegiatan pada program sekolah (Atkinso, 1965). Menurut Calvin
Greader (1981) fungsi khusus sensus sekolah adalah sebagai berikut :
1) Penentuan kebutuhan program sekolah
2) Penentuan bidang schoolattendace
3) Pemberian fasilitas transportasi
4) Perencanaan program pendidikan dan melayani kebutuhan-kebutuhan yang
diperlukan
5) Membuat pesyaratan kehadiran dan undang-undang kerja bagi anak
6) Menyediakan fasilitas pendidikan
7) Menganalisis kemajuan daerah sekolah setempat
8) Mengadakan pendaftaran terhadap sekolah privat
9) Mendapatkan informasi dari berbagai macam kesejahteraan masyarakat, yayasan
dan sebagainya.
b. Penentuan Jumlah Peserta Didik Yang Diterima
Dalam hal ini yang perlu diperhatikan yaitu :
1) Ukuran sekolah
2) Ukuran kelas
3) Ukuran kelas ideal
4) Rata-rata ukuran kelas
5) Rasio murid dengan guru
6) Daya tamping kelas dan sekolah
2. Penerimaan Peserta
Didik
Penerimaan peserta didik baru sebenarnya
adalah salah satu kegiatan manajemen peserta didik yang sangat penting. Adapun
hal –hal yang dilakukan dalam penerimaan peserta didik meliputi :
a. Kebijakan Penerimaan Peserta Didik
Kebijakan operasional penerimaan peserta
diidk baru, memuat aturan menegenai jumlah peserta didik yang dapat diterima di
suatu sekolah. Penentuan mengenai jumlah peserta didik, tentu juga didasarkan
atas kenyataan-kenyataan yang ada di sekolah.
b. Sistem Penerimaan Peserta Didik
Ada dua macam system penerimaan peserta didik
baru. Pertama, dengan menggunakan system promosi adalah penerimaan peserta
didik yang sebelumnya tanpa menggunakan seleksi. Sedangkan system seleksi ini
dapat digolongkan menjadi tiga macam pertama, seleksi berdasarkan daftar nilai
Ujian Akhir Nasional (UAN), yang kedua berdasarkan penelusuran minat dan
kemampuan (PMDk), sedangkan yang ketiga adalah seleksi berdasarkan hasil tes
masuk.
3. Pengelompokkan
Peserta Didik
Pengelompokkan lazim dikenal dengan grouping didasarkan
atas pandangan bahwa disamping peserta didik tersebut tersebut mempunyai
kesamaan, juga mempunyai perbedaan. Maksud dari pengelompokkan agar membantu
mereka agar dapat berkembang seoptimal mungkin. Adapun jenis-jenis
pengelompokkan peserta didik yaitu :
a. Kelas
b. Bidang studi
c. Spesialisasi
d. Sistem kredit
e. Kemampuan
f. Minat
4. Kehadiran
Peserta Didik
Kehadiran peserta didik di sekolah sangat
penting, oleh karena itu kalau tidak ada peserta didik yang hadir di sekolah,
aktivitas belajar-mengajar di sekolah tidak dapat dilaksanakan. Kehadiran
peserta didik di sekolah adalah suatu kondisi yang memungkinkan terjadinya
interaksi belajar-mengajar. Yang dilakukan dalam hal ini yaitu :
a. Rekap Kehadiran
Peserta didik yang hadir disekolah hendaknya
dicatat oleh guru dalam buku presensi. Sedangkan peserta didik yang tidak hadir
di sekolah dicatat dalam buku absensi.
b. Faktor-faktor penyebab ketidakhadiran
Ada banyak sumber penyebab ketidakhadiran
peserta didik disekolah antara lain :
1) Bersumber dari lingkungan
2) Bersumber dari peserta didik itu sendiri
3) Bersumber dari sekolah
4) Brsumber dari masyarakat
5. Pembinaan
Disiplin Peserta Didik
Pembinaan disiplin peserta didik merupakan
salah satu kajian dalam memahami manajemen peserta didik. Dalam pembinaan
peserta didik dapat menganalisis tentang :
a. Disiplin kelas
b. Tahapan untuk membantu mengembangkan disiplin yang baik di kelas
c. Penanggulangan pelanggaran disiplin
d. Membentuk disiplin sekolah
6. Kenaikan
kelas dan Penjurusan
Kenaikan kelas merupakan cermin akhir
evaluasi untuk menentukan keberhasilan siswa/siswa dalam proses belajar-mengajar
selama satu tahun sebelumnya, dengan tujuan untuk menduduki/mengikuti pelajaran
pada satu tingkat kelas di atasnya. Sedangkan penjurusan merupakan salah satu
proses penempatan atau penyaluran dalam pemilihan program pengajaran para siswa
SMA, SMK dan MA. Dalam penjurusan ini, siswa diberi kesempatan memilih jurusan
yang paling cocok dengan karakteristik dirinya.
7. Perpindahan
Peserta Didik
Perpindahan peserta didik adalah proses
perpindahan tempat pendidikan dari institusi sekolah yang satu dengan ke
institusi ke pendidikan sejenis yang lainnya di wilayah RI. Dalam hal ini
peserta didik harus memnuhi segala persyaratan yang ada pada sekolah dalam hal
perpindahan peserta titik antara lain :
a. Siswa tidak mempunyai masalah dengan pihak sekolah
b. Mempunyai nilai yang memuaskan atau dinyatakan naik kelas
c. Apabila nilainya jelek, maka siswa tersebut tetap bersekolah di tempat yang
lama
d. Perpindahan siswa harus mendapat persetujuan tertulis dari institusi
pengirim
8. Kelulusan
dan Alumni
Penilaian oleh satuan pendidikan bertujuan
menilai pencapaian standar kompetensi lulusan untuk semua mata pelajaran sesuai
programnya sebagai bentuk transparansi, professional, dan akuntabel lembaga yag
dilakukan dalam dua minggu. Dalam hal ini pun pemerintah menugaskan BSNP untuk
menyelenggarakan ujian nasional, yang dilaksanakan selama tiga hari. Hasilnya
sebagai salah satu penentu kelulusan peserta didik. Sedangkan Alumni sebagai
warga istimewa dan memiliki ikatan batin yang kuat dengan sekolah, diharapkan
peran sertanya dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dimana mereka
dahulu telah merasakan layanan jasa pendidikan, alumni sebagai salah satu
pentaruh atau stakeholders sekolah
tentu saja diharapkan memiliki peran dan memberikan kontribusi yang tidak kecil
terhadap sekolah.
9. Kegiatan
Ekstrakulikuler
Kegiatan ekstrakulikuler adalah kegiatan yang
dilakukan di luar jam pelajaran biasa dan pada waktu libur sekolah yang
dilakukan baik disekolah maupun di luar sekolah, dengan tujuan untuk memperluas
pengetahuan siswa, mengenal hubungan antara berbagai mata pelajaran,
menyalurkan bakan dan minat serta melengkapi upaya pembinaan manusia Indonesia
seutuhnya.
Ekstrakulikuler merupakan kegiatan yang baik
dan penting karena memberikan nilai tambah bagi para siswa dan dapat menjadi
barometer perkembangan/kemajuan sekolah yang sering kali diamati oleh orangtua
siswa maupun masyarakat. Dengan adanya kegiatan ekstra tersebut diharapkan
suasana sekolah semakin lebih hidup.
sangat bermanfaaattt
BalasHapusArtikel yang bermanfaat
BalasHapusI like it 😉
Menarik
BalasHapusArtikelnya sangat bermanfaat
BalasHapusDitingkatkan lagi👍
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat membantu👍
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusartikel yang bagus
BalasHapussangat bermanfaat
BalasHapusSangat betmanfaat
BalasHapussangat bermanfaat
BalasHapussangat membantu
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat kak:)
BalasHapuskeren
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapussangat bermanfaat
BalasHapuskeren
BalasHapusSangat bermanfaat
BalasHapusGood
BalasHapusNice kaa smgga ilmunya bsa mnjdi tldan bki kta adik" juniormu😇
BalasHapusNice kaa smgga ilmunya bsa mnjdi tldan bgi kta adik" juniormu😇
BalasHapuswaaah artikelnya sangat bermanfaat kak
BalasHapusArtikelnya menarik. Banyak ilmu yang dapat di ambil.. sangat bermamfaat.
BalasHapusArtikelnya menarik
BalasHapusSangat bagus ka,dan semoga berguna juga bermanfaat untuk adik" juniormu.!!😊😊😊😊😊👌👌👌👌
BalasHapusSangat bagus
BalasHapusbagus
BalasHapusartikel yang bagus
BalasHapussangat bagus
BalasHapussangat membantu
BalasHapusartikel yang bagus
BalasHapusartikel yang sangat menarik
BalasHapus